Sejarah Beladiri Hikmatul Iman Indonesia

Hikmatul Iman Indonesia, sudah ada yang mengenal seni beladiri ini? seni beladiri ini didirikan pada tanggal 20 April 1989 oleh Dicky Zainal Arifin yang kala itu menjadi Guru Utama LSBD HI Indonesia. Pada awal mulanya, nama Hikmatul Iman Indonesia belum ada, karena dahulu namanya adalah Al-Hikmatul Iman.

Disamping itu, Yayasan Hikmatul Iman Indonesia ini tidak hanya bertujuan mengembangkan beladiri saja, namun juga bertujuang mengembangka kehidupan pendidikan, sosial dan ekonomi. Peningkatan mental dan spritual terhadap generasi muda juga dilakukan oleh yayasan ini sehingga juga dapat melakukan pembinaan dan mengembangan terhadap agama Islam di zaman ini.

Sebenarnya tujuan dari pendirian yayasan Hikmatul Iman indonesia adalah untuk dapat membina juga mengembangkan syiar Islam, membantuk pribadi yang berakhlakul karimah, menggalang pembinaan mental spiritual terhadap generasi mudah untuk membentuk manusia seutuhnya, membantu pemerintah untuk pembangunan nasional di bidang pendidikan, sosial dan ekonomi dan membantu pemerintah dalam rangka meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia.

Dalam seni beladiri ini ada beberapa jurus dan teknik yang digunakan, selain itu ada 18 senjata juga yang digunakan, tangan dan kaki dalam seni beladiri ini juga dapat dikatakan sebagai senjata yang kuat terutama dalam keadaan diserang oleh lawan.

Tidak hanya menggunakan jurus dan teknik saja, dalam seni beladiri ini juga ada tenaga dalam. Umumnya tenaga dalam dimiliki oleh setiap orang, hanya saja jarang ada yang mengetahui cara mengembangkan atau membangkitkanya.

Tenaga dalam merupakan energi yang terpusat pada ujung syaraf  yang berada di sekitar uli hati dan jika sudah dibangkitkan maka energi itu akan berkumpul pada satuu bagian tubuh yang biasa disebut dengan solar plexus atau biasa disebut dengan kundalini.

Kundailini itu sebenarnya digunakan untuk tempat berkumpulnya energi yang dikenal dengan istilah Chi, Khi, Kesah, Lwee-Kang, Sin-Kang, Iwe-Kang atau biasa disebut dengan tenaga dalam. Banyak orang yang salah paham mengenai cara untuk membangkitkan tenaga dalam sehingga harus belajar lama, sebenarnya hal itu adalah salah karena tenaga dalam bersumber dari ulu hati bukan dari Solar plexus.

Dalam proses tenaga dalam, oksigen yang dihisap oleh tubuh akan dapat digunakan untuk membantu lencarnya peredaran darah, melancarkan metabolisme tubuh juga menyebarkan ke otak, serta disimpan di dalam ulu hati dan untuk membangkitkannya sangat dibutuhkan oksigen yang banyak dan efektif.

Salah satu cara yang tepat untuk mengeluarkan tenaga dalam adalah dengan cara mengubah gaya pernapasan biasa dengan pernapasan spesial yaitu mengoptimalkan oksigen yang masuk jangan sampai terbuang percuma sedangkan untuk bagian lain pun harus benar-benar seimbang.

Untuk mengembangkannya oksigen harus diputar secara cepat dan tepat pada seluruh tubuh, dengan tujuan membuang CO2 secara cepat dan saat membuang napas maka tubuh juga harus dikejangkan. Dengan keadaan tubuh yang kejang, maka oksigen akan berputar membantuk pusaran energi yang menyerap seluruh energi didalam tubuh baik itu yang tersebar atau tersembunyi.

Jika kedua hal itu benar-benar dilakukan dengan benar, maka tubuh kita akan bersih dari CO2 dan akan dipenuhi oleh Oksigen, maka dari itu mengapa orang yang mempelajari Tenaga dalam jarang sakit atau kelelahan seperti bermain bola online, karena tubuhnya dipenuhi oleh Oksigen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>